CIANJUR, – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke – 81 selalu identik dengan kemeriahan berbagai perlombaan 17 Agustus.
Dikampung Madangkara RT 03/16,Kelurahan Sawah Gede Cianjur. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, melatih kekompakan, serta memupuk semangat gotong royong antar warga. Minggu (16/8/2026).
Wisnu salah satu pemuda karang taruna RT 03/16, mengatakan, Pengelompokan ide lomba 17 Agustus yang seru, lucu, dan kreatif berdasarkan target pesertanya mulai dari Lomba Klasik & Populer (Segala Usia) Meeaih Balon menjadi salah satu perlombaan ikonik di mana peserta berlomba menyelaraskan strategi yang kompak dengan meraih tangan didepan.
Adapun makan kerupuk, tarik tambang sebagai adu kekuatan fisik dan kekompakan antar tim untuk menarik tali melewati garis batas. Sementara ada balap Karung, lomba lari cepat menuju garis finish dengan seluruh kaki hingga pinggang terbungkus karung goni, balap Kelereng yang pesertanta berjalan cepat menjaga keseimbangan kelereng di atas sendok yang digigit agar tidak jatuh.
Untuk perlombaanlainnya seperti panjat pinang yang menjadi salah satu tradisi memanjat pohon pinang yang dilumuri pelicin secara gotong royong demi meraih hadiah di puncak untuk tahun ini kita sengaja tidak mengadakan.
“Sebagai penutup nanti kita sengaja menggelar Lomba Lucu & Kreatif yang (Bikin Heboh) Lepas Karet Wajah, dimana para peserta memindahkan karet gelang dari dahi ke leher hanya dengan menggerakkan otot wajah, Merias Wajah Buta dengan peserta pasangan lomba di mana salah satu orang mendandani pasangannya dengan mata tertutup yang dilanjutkan Futsal Sarung atau daster yang mana pesertanya dalam pertandingan sepak bola mini pemainnya wajib mengenakan daster atau sarung panjang,” Tambahnya.
Untuk perlombaan Khusus Anak-anak kita ada lomba memasukkan pensil ke Botol dengan cara berlari dan memasukkan pensil yang diikat tali di pinggang ke dalam botol, Lomba Mewarnai atau menggambar secara kompetisi kreativitas bertema kemerdekaan atau pahlawan nasional yang selanjutnya Estafet Sarung dengan memindahkan sarung dari ujung barisan ke ujung lainnya tanpa melepaskan gandengan tangan.
Dengan terselenggaranya berbagai permainan dalam memperingati HUT RI ke 81 panitia menentukan anggaran hadiah, serta membuat jadwal acara dari jauh-jauh hari beserta estimasi peralatan yang dibutuhkan.ungkapnya. (Yogi)














