Aktivis Perempuan Cianjur Soroti Kematian Affan Kurniawan: “Negara Harus Bertanggung Jawab”

by -1 views
Breaking News

CIANJUR,- Aktivis perempuan Cianjur, Vira Aulia N , menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, di tengah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR. Menurutnya, tragedi ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan bukti nyata kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya.

Alat Negara Justru Merenggut Nyawa

Affan Kurniawan meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob. Bagi Vira, hal ini menjadi ironi yang menyakitkan, sebab alat negara yang semestinya menjadi pelindung rakyat justru menjadi penyebab hilangnya nyawa seorang warga.

“Sungguh aneh ketika pimpinan tertinggi negara terkejut dengan tindakan aparat, padahal mereka berada di bawah kendalinya,” tegas Vira.

Kritik Terhadap Penyelidikan

Vira juga menyoroti fokus penyelidikan yang dinilai keliru. Menurutnya, penanganan terhadap tujuh anggota Brimob yang diamankan hanya sebatas dugaan pelanggaran kode etik, bukan pidana.

“Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kasus ini hanya akan berakhir sebagai urusan internal institusi, tanpa menghadirkan keadilan substantif bagi korban dan keluarganya,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski pemerintah berjanji melakukan penyelidikan yang transparan, kenyataannya proses hukum masih ditangani di lingkungan kepolisian sendiri. Hal itu, kata dia, membuat publik meragukan keterbukaan kasus ini.

Kekerasan Negara yang Membabi Buta

Menurut Vira, kematian Affan bukanlah kecelakaan, melainkan potret nyata kekerasan negara yang membabi buta. Ia menilai nyawa rakyat kecil seakan dianggap murah dan sering kali menjadi korban dari skenario pencitraan.

“Kami tidak akan terperangkap dalam narasi yang ingin mengaburkan fakta. Kematian Affan adalah bukti nyata tanggung jawab negara yang gagal,” tegasnya.

Seruan Persatuan

Di akhir pernyataannya, Vira menyerukan agar mahasiswa, buruh, perempuan, dan seluruh rakyat Indonesia bersatu melawan apatisme, melawan kekerasan, dan menuntut keadilan sejati bagi korban.

“Hidup rakyat Indonesia! Hidup mahasiswa! Hidup perempuan yang melawan! serunya lantang.(*)

Reporter | Deri | Editor | Redaksi | nusacitra.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *