BAZNAS Cianjur Naikkan Target Penghimpunan ZIS 2026 Sebesar 15 Persen

by -18 views
Breaking News

CIANJUR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur mulai tancap gas di awal tahun 2026. Lembaga pengelola zakat ini resmi menetapkan kenaikan target penghimpunan dana Zakat, Infak,

dan Sedekah (ZIS), khususnya pada kategori non-zakat fitrah, sebagai bentuk tindak lanjut atas Arah BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Jawa Barat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, mengungkapkan bahwa seluruh BAZNAS kabupaten/kota diwajibkan meningkatkan capaian penghimpunan minimal 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Berkaitan dengan rencana penghimpunan tahun 2026, berdasarkan arahan dari BAZNAS RI dan provinsi, semua kabupaten diwajibkan ada kenaikan 15 persen dari penghimpunan sebelumnya,” ujar H. Tata, Senin (12/1/2026).

Evaluasi Capaian 2025

Berdasarkan data Satuan Audit Internal, total penghimpunan bruto BAZNAS Cianjur sepanjang 2025 — yang meliputi zakat fitrah dan non-zakat fitrah — mencapai Rp32,6 miliar, atau mengalami pertumbuhan sekitar 5,3 persen

Dari jumlah tersebut, zakat fitrah masih mendominasi dengan capaian Rp16,2 miliar, sementara kategori non-zakat fitrah berada di angka Rp14,3 miliar.

“Dengan ketentuan kenaikan hampir 15 persen itu, maka target penghimpunan non zakat fitrah pada tahun 2026 yang kami proyeksikan bisa mencapai Rp18 miliar,” jelas H. Tata.

Bidik ASN dan Sektor Perusahaan

Untuk mencapai target tersebut, BAZNAS Cianjur telah menyiapkan strategi yang lebih agresif, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai masih belum tergarap maksimal.

Sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama, khususnya ASN di lingkungan puskesmas.

“InsyaAllah kami akan mengoptimalkan penghimpunan dari ASN. Saat ini yang sedang kami garap adalah ASN di puskesmas, karena sampai sekarang belum terealisasi atau belum terserap maksimal,” tegasnya.

Selain itu, BAZNAS juga akan memperkuat sinergi dengan ASN di bawah naungan Kementerian Agama, serta mulai memperluas penghimpunan ZIS dari sektor swasta, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Cianjur.

Sinergi dengan UPZ Kecamatan

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Cianjur akan menggandeng Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak penghimpunan, terutama untuk menjangkau perusahaan-perusahaan lokal.

“Nantinya kami akan bekerja sama dengan UPZ yang ada di kecamatan-kecamatan untuk mendukung optimalisasi ZIS dari perusahaan,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya terfokus pada pencapaian angka target, namun juga berdampak langsung pada meluasnya manfaat zakat bagi masyarakat Cianjur yang membutuhkannya.

“Di tahun 2026 kami optimis, dengan doa dan kebersamaan, serta upaya-upaya lain yang akan terus kami lakukan, target ini bisa tercapai demi kemaslahatan umat,” pungkas H. Tata. (dkh/Rik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *