Ratusan Warga Cikalongkulon Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Korban Didominasi Pelajar

by -13 views
Breaking News

CIANJUR — Dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (27/1/2026). Peristiwa ini diduga terjadi setelah warga mengonsumsi makanan yang dibagikan oleh SPPG CV Yayasan Sain Bina Cendekia.

Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf, mengungkapkan bahwa hingga pukul 19.00 WIB, jumlah warga yang tercatat mengalami gejala keracunan mencapai 176 orang.

“Sebanyak 170 orang ditangani di Puskesmas Cijagang, sementara enam orang lainnya dirawat di Puskesmas Cikalongkulon. Dari jumlah tersebut, tiga orang harus dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujar Iyus.

Korban Didominasi Anak Sekolah

Berdasarkan pendataan sementara, korban dugaan keracunan didominasi oleh anak-anak usia sekolah, mulai dari PAUD, SD, hingga MTs. Kasus tersebut tercatat berasal dari enam sekolah yang tersebar di wilayah Kecamatan Cikalongkulon.

Para korban umumnya mengeluhkan gejala pusing, mual, muntah, dan lemas usai mengonsumsi makanan program MBG.

Polisi Amankan Sampel Makanan

Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arif Titim Firmanto, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan langkah pengamanan dan penyelidikan awal dengan mengamankan lokasi serta sisa makanan yang dikonsumsi korban.

“Kami mengamankan sampel makanan baik dari lokasi pembagian maupun dari dapur penyedia untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Sampel akan dikoordinasikan dengan instansi terkait,” jelasnya.

Menurutnya, menu makanan MBG yang dikonsumsi para korban meliputi ayam suwir, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka.

Kesaksian Orang Tua Korban

Salah satu orang tua korban, Mirawati, mengungkapkan kondisi anaknya yang mulai menunjukkan gejala tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut.

“Sekitar pukul 15.00 WIB anak saya mulai lemas dan muntah, lalu kami bawa ke puskesmas pukul 15.30 WIB. Muntahnya sampai keluar busa berwarna kuning dan hijau. Ayamnya juga baunya agak tidak enak dan teksturnya lengket,” tuturnya.

Penanganan Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih melakukan penanganan intensif terhadap para korban. Pihak kecamatan bersama kepolisian terus berkoordinasi untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Masyarakat diimbau agar lebih waspada dan segera melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila merasakan gejala serupa setelah mengonsumsi makanan program MBG, sambil menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang.(*)

Reporter | Deri | Editor | Redaksi |nusacitra.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *