CIANJUR – Cianjur Government Watch (CGW) menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Inspektorat Kabupaten Cianjur dalam menerima masukan serta melakukan diskusi terbuka terkait penyaluran dana hibah di Kabupaten Cianjur, Rabu (7/1/2026).
Koordinator CGW, Hadi Dzikri Nur, mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus upaya klarifikasi terhadap program hibah yang disalurkan melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Data Awal Perlu Pendalaman Aparat Berwenang
Hadi menjelaskan bahwa data yang saat ini dikaji oleh CGW masih bersifat awal dan memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Menurutnya, diskusi bersama Inspektorat justru memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai mekanisme penyaluran dana hibah yang memiliki prosedur dan dasar hukum tertentu.
“Diskusi ini sangat penting. Inspektorat sangat terbuka dalam menjelaskan bahwa setiap dugaan harus didukung data yang lengkap dan diuji melalui mekanisme resmi,” ujarnya.
Inspektorat Dinilai Punya Peran Strategis
Program hibah yang disalurkan melalui OPD di Kabupaten Cianjur pada prinsipnya bertujuan untuk mendukung kegiatan masyarakat serta pembangunan daerah sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
CGW menilai peran Inspektorat sangat strategis dalam memastikan tata kelola anggaran berjalan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
“Kami menghormati proses pengawasan internal pemerintah. Jika diperlukan klarifikasi tambahan, kami siap melengkapi dokumen sesuai ketentuan,” tegas Hadi.
Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Dana Hibah
Dengan adanya komunikasi yang terbuka antara CGW dan Inspektorat, pihaknya berharap pengelolaan dana hibah di Kabupaten Cianjur ke depan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.
CGW menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.(**)
Reporter | Deri | Editor | Redaksi | nusacitra.com












