Dugaan Permainan di Seleksi P3K Cianjur: Tenaga Kesehatan Lolos, SK Malah Dijegal

by -35 views
Breaking News

CIANJUR – Dugaan permainan dalam proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kembali mencuat di Kabupaten Cianjur. Seorang tenaga kesehatan bernama Agung, yang sudah dinyatakan lolos seleksi P3K, tiba-tiba dijegal saat menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK).

Padahal, seluruh tahapan seleksi resmi telah dijalani dan hasil akhir menyatakan dirinya lolos. Namun, pihak Puskesmas tempat ia mengabdi justru mengganjal dengan alasan Agung belum genap dua tahun menjadi tenaga honorer.

Keluarga Nilai Ada Kejanggalan

Keluarga Agung,Haji Maman, menilai alasan tersebut janggal dan penuh tanda tanya “Kalau memang syarat dua tahun mau dipersoalkan, kenapa tidak dari awal seleksi? Kenapa setelah semua proses selesai baru dijegal? Ini jelas ada permainan dan sangat merugikan,” tegasnya.

Nama Kepala Puskesmas Disorot

Nama Kepala Puskesmas Beni pun mencuat. Ia disebut sebagai pihak yang menghalangi keluarnya SK Agung. Saat dikonfirmasi, Beni menyebut adanya miss komunikasi terkait masa kerja.

Namun, alasan itu justru menimbulkan pertanyaan baru. Mengapa “miss komunikasi” tersebut muncul di ujung proses, bukan sejak awal seleksi?

Mendesak Investigasi Serius

Kasus ini memunculkan spekulasi adanya indikasi intervensi dan permainan kotor dalam seleksi P3K di Cianjur. Publik mendesak Dinas Kesehatan dan Bupati Cianjur untuk segera turun tangan.

Jika praktik seperti ini dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen P3K akan runtuh. Nasib ratusan tenaga honorer yang berharap masa depan dari jalur seleksi resmi bisa hancur hanya karena kepentingan segelintir pihak.*)

Reporter | Deri | Editor | Redaksi | nusacitra.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *