CIANJUR – Seluruh pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur tengah bersiap menyambut helaran budaya Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-348.
Puncak perayaan tersebut akan diwarnai Karnaval Budaya bertajuk “Lengkah ka Jaman Anyar” yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Karnaval Dimulai Pagi Hari, Terbuka Gratis untuk Masyarakat
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Karnaval Budaya HJC ke-348 akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan secara gratis oleh seluruh lapisan masyarakat.
Karnaval akan menampilkan beragam pawai budaya, mulai dari budaya lokal khas Cianjur, budaya Nusantara, hingga budaya mancanegara. Rangkaian acara ini diharapkan menjadi daya tarik utama dalam peringatan hari jadi daerah berjuluk Tatar Sunda Kidul tersebut.
Libatkan OPD, BUMN, Kecamatan, hingga Pelaku Budaya
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Ayi Reza Addairobi, mengatakan bahwa helaran budaya ini melibatkan berbagai unsur, baik dari pemerintah maupun masyarakat.
“Rangkaian helaran budaya ini mengakomodasi kearifan lokal Cianjur, budaya Nusantara, sampai budaya mancanegara. Pesertanya merupakan gabungan dari OPD, BUMN, perwakilan kecamatan, komunitas, serta unsur budaya lainnya,” ujar Ayi Reza Addairobi, yang akrab disapa Kang Roby, Selasa (16/12/2025).
Rute 3–4 Kilometer, Dilanjutkan Pentas Seni
Menurut Kang Roby, jalur karnaval diperkirakan membentang sepanjang 3 hingga 4 kilometer. Pawai budaya dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih tiga jam, kemudian dilanjutkan dengan pentas seni di kawasan Prawatasari hingga sekitar pukul 13.00 WIB, meski pelaksanaannya bersifat fleksibel.
Dalam karnaval tersebut, masyarakat juga akan disuguhi berbagai atraksi khas daerah, seperti kuda kosong dan kuda kencana, yang menjadi ikon budaya Cianjur.
Dimeriahkan Doel Sumbang dan Asila Maisa
Selain pawai budaya, kemeriahan HJC ke-348 juga akan ditambah dengan penampilan bintang tamu nasional, yakni Doel Sumbang dan Asila Maisa, yang siap menghibur masyarakat.
Kang Roby menambahkan, jadwal pelaksanaan karnaval telah disesuaikan dengan agenda pelantikan PPPK Paruh Waktu oleh Bupati Cianjur yang berlangsung pada hari yang sama.
“Sebelumnya Bupati akan melantik PPPK Paruh Waktu terlebih dahulu, setelah itu karnaval dimulai. Karena itu, waktu pelaksanaan bisa saja mengalami sedikit pergeseran,” jelasnya.
Momentum Kebangkitan Budaya Cianjur
Ia juga mengungkapkan bahwa karnaval budaya ini sempat tertunda karena sebelumnya direncanakan berkolaborasi dengan perayaan Hari Ulang Tahun Jawa Barat. Namun, akhirnya diputuskan untuk digelar secara mandiri dalam rangka Hari Jadi Cianjur ke-348.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Cianjur untuk datang dan menikmati karnaval ini karena gratis. Ini menjadi momentum kebangkitan budaya Cianjur dengan semangat Lengkah ka Jaman Anyar,” pungkasnya.(**)
Reporter | Deri | Editor | Redaksi | nusacitra.com














