KUNINGAN — Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan,didampingi Wakapolda Jabar, Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, bersama Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Perhutani, LSM Akar, dan PPGC, meresmikan Shelter Pesat Gatra 93 (Pos PG 93) di Pos 3 Jalur Pendakian Gunung Ciremai, Jumat (8/8/2025).
Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pendakian Gunung Ciremai yang dilaksanakan Polda Jabar untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gunung Ciremai, sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat, dipilih sebagai lokasi simbolis pengibaran bendera Merah Putih di puncak — sebuah penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus bentuk komitmen Polri menjaga keutuhan NKRI.
Fungsi dan Manfaat Shelter
Shelter Pesat Gatra 93 dibangun sebagai hasil kolaborasi Polri dan TNGC untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pendaki, khususnya di jalur pendakian Ciremai via Palutungan. Fasilitas ini memiliki beberapa fungsi penting, di antaranya, Tempat perlindungan dari cuaca ekstrem, Lokasi istirahat bagi pendaki. Pusat evakuasi darurat, Penunjuk arah dan titik orientasi dan Checkpoint jalur pendakian
Keberadaannya juga diharapkan dapat mendorong kesadaran pendaki akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Ciremai.
Apresiasi dan Semangat Nasionalisme
Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan shelter ini.
“Pembangunan shelter ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap keselamatan para pendaki dan kelestarian alam. Ini juga menjadi simbol dari semangat gotong royong dan nasionalisme yang terus kita jaga, apalagi di momen menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Inspirasi untuk Menjaga Alam
Pembangunan Shelter Pesat Gatra 93 diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga alam sekaligus memperkuat semangat kebangsaan. Menjelang peringatan kemerdekaan, pesan ini menjadi relevan sebagai pengingat bahwa menjaga negeri tidak hanya dengan senjata, tetapi juga dengan merawat bumi tempat kita berpijak. (*)
Reporter | Rie’an / Rik | Editor | Redaksi | Website | nusacitra.com














