CIANJUR – Warga Kampung Sirnasari, Desa Cisujen, Kecamatan Takokak, akhirnya memiliki madrasah baru berkat bantuan Anggota DPRD Cianjur sekaligus aktivis Komunitas Bagong Mogok, Gopar Hendra Gunawan.
Sebelumnya, anak-anak di kampung tersebut harus mengaji di masjid jami. Hal itu kerap bentrok dengan jadwal salat sehingga mengganggu jemaah. Kini, dengan hadirnya madrasah bernama Majlis Taklim Al-Hidayah, kegiatan bisa berjalan lebih teratur.
Pembangunan Capai 80 Persen
Madrasah yang berdiri di samping masjid jami ini sudah mencapai 80 persen pengerjaan. Tinggal tahap pengecatan, pemasangan pintu, dan jendela sebelum bisa digunakan penuh.
“Alhamdulillah sekarang anak-anak punya tempat khusus untuk mengaji. Sebelumnya harus di masjid, jadi sering tabrakan jadwal dengan salat,” ujar Asep Roni (26), pengurus madrasah, Sabtu (13/9/2025).
Proposal Tak Kunjung Direspons
Roni mengaku sebelumnya sempat mengajukan proposal pembangunan ke desa dan beberapa instansi. Namun, tak ada kepastian. Ia bahkan sempat pesimis.
“Biasanya butuh waktu lama. Tapi oleh Kang Gopar langsung dikerjakan dari nol sampai sekarang berdiri kokoh,” ungkapnya penuh syukur.
Kepedulian Komunitas Bagong Mogok
Mang Gopar, sapaan akrab Gopar Hendra Gunawan, menegaskan pembangunan madrasah merupakan bagian dari program sosial Komunitas Bagong Mogok yang rutin membantu warga.
“Kita sudah biasa memberikan bantuan berupa bangunan, apalagi kalau untuk kemaslahatan umat. Semoga bangunan ini bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat Cisujen,” pungkasnya.
Harapan Warga
Madrasah berkapasitas sekitar 50 orang itu disambut gembira warga setempat. Mereka berharap fasilitas ini tidak hanya jadi tempat belajar mengaji anak-anak, tapi juga menjadi amal jariyah bagi para pihak yang membantu.
“Semoga ini menjadi amal baik bagi Kang Gopar. Kami sangat bersyukur,” ucap Roni.












