CIANJUR – Pemerintah Desa Muaracikadu, Kecamatan Sindangbarang, melakukan asesmen terhadap seorang penyandang disabilitas fisik bernama In In (24),
warga Kampung Batudatar, pada Jumat (28/11/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan klien teridentifikasi secara tepat sehingga mendapatkan dukungan sosial yang sesuai.
Kondisi Klien: Penyandang Disabilitas Fisik Sejak Lahir
In In merupakan anak dari pasangan Jumyati dan Eroh. Sejak lahir, ia mengalami kelainan fisik pada bagian tangan dan kaki sehingga membutuhkan kursi roda sebagai alat bantu mobilitas.
Secara fisik, klien berpostur 150 cm dengan berat badan sekitar 50 kg. Berdasarkan hasil observasi, kondisi psikologisnya stabil. Komunikasi dua arah berlangsung lancar, dan tidak terdapat tanda-tanda gangguan mental maupun kecemasan.
Klien juga menunjukkan sikap hangat, ramah, serta mampu menerima kondisi dirinya. Stabilitas emosional tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung keberfungsian sosialnya.
Kondisi Sosial dan Lingkungan Tempat Tinggal
Klien tinggal bersama ayah, ibu, dan satu anggota keluarga lainnya dalam rumah panggung berukuran 5×7 meter. Rumah tersebut terbuat dari bambu, dengan kamar mandi yang terletak di luar rumah, menggunakan air dari mata air sekitar.
Karena kondisi fisik serta jarak sekolah sekitar dua kilometer, klien tidak menempuh pendidikan formal. Meski demikian, interaksi sosialnya di lingkungan dinilai baik. Ia dikenal masyarakat sebagai pribadi yang sopan dan mudah bergaul.
Dari sisi spiritual, klien memiliki semangat dan motivasi yang positif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Saat ini, keluarga klien menerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sebagai dukungan sosial dari pemerintah.
Rencana Tindak Lanjut: Pembangunan Kamar Mandi Ramah Disabilitas
Dalam asesmen, petugas merekomendasikan pembangunan kamar mandi yang lebih dekat dengan kamar tidur klien untuk mempermudah aktivitas harian. Fasilitas ini dinilai mendesak karena kamar mandi saat ini berada di luar rumah, sehingga menyulitkan klien dalam kondisi tertentu.
Kepala Desa Muaracikadu Beri Tanggapan
Kepala Desa Muaracikadu, Surahman, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam memberikan perhatian serius terhadap warga penyandang disabilitas.
“Pemerintah Desa Muaracikadu berupaya memastikan setiap warga, termasuk yang memiliki keterbatasan fisik, mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak. Kami akan menindaklanjuti hasil asesmen ini agar kebutuhan saudara In In dapat dipenuhi secara bertahap,” ujar Surahman.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan dinas terkait untuk memastikan intervensi yang diberikan tepat dan berkelanjutan.
“Kami membuka ruang bagi semua pihak, termasuk relawan dan lembaga sosial, untuk bersama-sama membantu. Ini bukan hanya tugas pemerintah desa, tetapi tugas kemanusiaan bersama,” tambahnya.
Kesimpulan
Hasil asesmen menyimpulkan bahwa kondisi In In aman dan stabil, serta tidak menghadapi situasi darurat. Namun, dukungan lanjutan tetap dibutuhkan untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidupnya.
Laporan ini telah disampaikan kepada Camat Sindangbarang untuk mendapatkan arahan lebih lanjut terkait langkah intervensi berikutnya.(rik)
















