CIANJUR– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar kegiatan Polantas Menyapa bersama mahasiswa, pengemudi ojek online, dan ojek pangkalan di Aula Universitas Suryakancana, Senin (29/9).
Agenda ini menjadi bagian dari pelatihan dan sosialisasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Apresiasi Ditlantas Polda Jabar
Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, AKBP Endang Tri Purwanto, SIK, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Kegiatan ini akan terus berjalan agar Polantas semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Hadir pula jajaran Ditlantas Polda Jabar, di antaranya Kasubdit Kamsel AKBP Eti Haryati, SH, Kasi Dikmas Subdit Kamsel Kompol Dewi Hotijah, S.Sos., dan Kanit Dikmas AKP Darno, SE, MM
Edukasi Tertib Lalu Lintas
Aiptu Dr. Dede AS, SH, MM, Pub., MH, dari Kamsel Polres Cianjur, pentingnya langkah preventif melalui edukasi lalu lintas.
“Sosialisasi ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kecelakaan sekaligus menumbuhkan kesadaran disiplin di jalan,” tegasnya.
Kasat Lalu Polres Cianjur, AKP M. Hardian Andrianto, STK, SIK, MH, menyebut kegiatan berlangsung khidmat dan diapresiasi luas oleh peserta.
“Alhamdulillah Polres Cianjur juga berhasil meraih tiga penghargaan dari Ditlantas Polda Jabar, termasuk juara pertama lomba video pendek edukasi lalu lintas,” ungkapnya.
Program Subuh Keliling
Selain sosialisasi, Satlantas Polres Cianjur juga memperkenalkan program Subuh Keliling (Suling), yaitu patroli usai salat Subuh yang dikemas dengan edukasi keselamatan berkendara. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
Apresiasi untuk Aiptu Dede AS
Menjelang masa purnabakti, Aiptu Dede AS mendapat apresiasi khusus dari jajaran Ditlantas Polda Jabar. Wadir Lantas AKBP Endang Tri Purwanto menilai sosoknya mampu merangkul sekaligus mendamaikan pengemudi ojek online dan ojek pangkalan.
“Pak Dede adalah teladan. Beliau berhasil menghadirkan harmoni di tengah perbedaan. Kehadirannya menjadi contoh polisi yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Mahasiswa dan komunitas ojek yang hadir pun memberikan respon positif, menilai program Polantas Menyapa sebagai bekal penting dalam meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas.
Aiptu Dede AS meninggalkan kesan mendalam sebagai polisi humanis yang mengabdi dengan hati hingga jelang purnabakti.**
Wartawan | Deri/Rie’an | Penyunting | Redaksi | nusacitra.com














