Ratusan Siswa Mts Al- Hidayah Menjadi Korban Keracunan MBG Milik Salah Satu Anggota DPRD Cianjur

by -8 views
Breaking News

CIANJUR, – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di cianjur Jawa Barat, berubah menjadi antrean penuh ke toilet.

Sebanyak 250 siswa MTs Al-Hidayah dan MA Al-Hidayah di Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu MBG pada Kamis (6/8/2026).

Ratusan siswa yang mengeluhkan mual, muntah, diare, hingga sakit perut. Hingga sebagian menjalani perawatan di Puskesmas Warungkondang karena kondisinya yang sangat memerlukan penanganan medis.

Keluhan siswa-siswi itu tidak muncul sesaat setelah makan. Para siswa menyantap menu MBG sekitar pukul 09.00 WIB, namun gejala baru dirasakan pada malam hari. Pihak sekolah dan orang tua panik karena jumlah siswa yang mengalami keluhan terus bertambah.

Ia mengatakan bukan hanya siswa yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi beberapa gurupun ikut menjadi korban keracunan.

“Anak-anak makan hari Kamis, kejadiannya malam Jumat. Banyak yang muntah-muntah, diare, dan sakit perut. Guru pun sebagian ikut terkena,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Sekolah mencatat sebanyak 120 siswa MTs dan 130 siswa MA mengalami gejala serupa, sehingga total korban mencapai sekitar 250 orang.

Aceng menjelaskan, menu MBG yang dibagikan saat itu terdiri atas telur, tempe, dan daging ayam. Dugaan sementara mengarah pada salah satu menu tersebut, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Menu yang saya lihat ada telur, tempe, dan daging ayam. Kalau tidak salah hari Kamis itu menunya daging ayam,” katanya pada wartawan.

Makanan MBG untuk MTs Al-Hidayah dipasok dari SPPG Bunisari Warungkondang 002.Menurut informasi. Namun setelah gejala muncul, sebagian siswa ada yang membeli obat di warung, sedangkan siswa yang mengalami lebih berat langsung dilarikan ke Puskesmas Warungkondang.

“Beberapa siswa telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, tetapi banyak yang tidak masuk sekolah pada Jumat karena masih sakit,”tuturnya.

Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan. Dugaan keracunan akibat makanan MBG masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Yogi) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *