Berobat Gratis KDM Disorot, Aktivis Cianjur Selatan Terlibat Ketegangan di RSUD Sayang

by -10 views
Breaking News

CIANJUR, – Pelaksanaan program berobat gratis kelas III dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi sorotan setelah konten kreator Muhammad Ridwan alias Aktivis Cianjur Selatan terlibat ketegangan dengan petugas RSUD Sayang Cianjur, Jum’at (16/10/2026).

Ridwan datang untuk mempertanyakan pelaksanaan program tersebut, terutama bagi warga yang tidak memiliki BPJS Kesehatan atau kepesertaannya tidak aktif. Ketegangan terjadi setelah petugas melarangnya merekam di area pelayanan demi menjaga privasi pasien.

Ridwan mengaku ingin menyuarakan keluhan masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Ia juga mengklaim sebelumnya telah mendapat informasi bahwa pelaksanaan program belum berjalan optimal.

Namun, pihak RSUD Sayang membantah pernah menyatakan pelayanan program tersebut tidak berjalan.

Humas RSUD Sayang, Raya, menegaskan rumah sakit tetap melayani pasien sesuai ketentuan program. Kendala yang mungkin dihadapi, menurutnya, berkaitan dengan persyaratan administrasi.

Terkait perekaman, pihak rumah sakit menyatakan tidak memberikan izin dan telah mengingatkan Ridwan mengenai aturan yang berlaku di lingkungan pelayanan.

Kegaduhan tersebut juga dikeluhkan keluarga pasien di Ruang Apel lantai satu karena mengganggu waktu istirahat anaknya. Meski demikian, keluarga tersebut mengaku terbantu dengan program pelayanan kesehatan yang digunakan.

Sementara itu, Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian menegaskan pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap melayani masyarakat yang memenuhi ketentuan program, termasuk pasien korban kecelakaan dan pembegalan.

Polemik ini menyoroti pentingnya kejelasan persyaratan administrasi dan mekanisme layanan berobat gratis, sekaligus penerapan aturan perekaman untuk menjaga privasi serta kenyamanan pasien. (Yogi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *