Pasca akibat terjadinya kebakaran yang menghanguskan sekitar 12 rumah warga (KK) di Kampung Pasekon, RT 003/RW 017, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang terjadi sekitar pukul 05.17 WIB, akibatnya puluhan warga diungsikan di Masjid, rumah kontrakan dan mendirikan tenda darurat, Sabtu (28/3/2026).
Kepala Desa (Kades) Cipanas, Muhammad Agus Saputra mengatakan, korban terdampak merupakan warga setempat termasuk keluarga dengan anak-anak usia sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.
“Terdapat tiga korban luka, dua di antaranya mengalami luka bakar dan satu korban mengalami luka akibat tertimpa benda keras,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa kejadian kebakaran terjadi baru-baru ini, waktu kejadian dalam proses pendataan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Peristiwa terjadi di kawasan permukiman warga di wilayah Cipanas, saat ini para korban diungsikan sementara di masjid setempat,” ungkapnya.
Ia menyampaikan kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah warga yang kemudian menyebar dengan cepat karena sebagian besar bangunan menggunakan material dari kayu dan bambu terutama di bagian lantai dua.
“Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya, warga bersama pihak terkait segera melakukan evakuasi,” Paparnya.
Saat ini pemerintah desa bergerak cepat dengan mendirikan posko darurat dan tenda pengungsian untuk para korban terdampak, serta menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik para korban.
Saya sangat perhatian dengan adanya kejadian ini dan saya juga memberi semangat kepada anak-anak agar tetap dapat melanjutkan pendidikannya meskipun masih diam di posko-posko darurat, Pihak desa berencana menyalurkan bantuan berupa pakaian, seragam sekolah, buku, dan alat tulis dalam waktu dekat agar kegiatan belajar tetap berjalan.
“Korban luka telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit (RS) Cimacan dan kondisi mereka terus dipantau,” Ucapnya.(Yogi)














