CIANJUR, – Puluhan siswa SDN Karyamukti, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, terpaksa harus belajar di bangunan kelas yang rusak parah dan nyaris ambruk, kerusakan tersebut diduga akibat Gempa Cianjur pada tahun 2022 dan pergerakan tanah yang belum sepenuhnya tertangani, Jum’at (10/4/2026).
“Sekolah ini punya empat ruang, tapi satu ruang sudah tidak bisa dipakai karena kondisinya sangat membahayakan,” kata Eliyan Syahudin, guru SDN Karyamukti.
Akibat keterbatasan ruangan, pihak sekolah menggabungkan beberapa kelas dalam satu ruangan. Satu kelas diisi oleh dua rombongan belajar sekaligus. Kondisi bangunan yang rusak parah terdapat dua bangunan kelas dari total 4 ruangan.
“Sebagai guru, kami sangat khawatir. Proses pembelajaran juga jadi tidak efektif karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Eliyan.
Pihak sekolah telah beberapa kali mengajukan perbaikan kepada pemerintah, namun belum ada realisasi pembangunan. Sekolah tersebut memiliki 52 siswa dan 7 tenaga pendidik.
Para siswa juga merasakan ketidaknyamanan. “Belajarnya digabung sama kelas lima. Nggak nyaman,” kata Deniya, siswa kelas 6.
Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki bangunan sekolah demi keselamatan dan kenyamanan belajar. “Takut roboh,” ucap Deniya singkat. (Yogi)













