Polemik Eks Dirut RSUD Sayang Cianjur Diduga Tersandung Korupsi Pengadaan Fiktif

by -3 views
Breaking News

CANJUR, – Ada pengadaan yang selesai di atas kertas. Ada yang selesai di gudang. Dan ada yang tampaknya selesai di imajinasi.

Pengadaan alat radioterapi di RSUD Sayang Cianjur diduga masuk kategori terakhir.

Proyek bernilai sekitar Rp10 miliar itu disebut – sebut telah menyalurkan uang muka sekitar Rp2 miliar. Tanpa jaminan yang memadai, tanpa kepastian yang biasanya menjadi syarat dasar dalam pengadaan barang negara. Sisanya? Masih menunggu nasib.

Yang pasti,sampai hari ini alatnya sendiri belum pernah terlihat ada.

Tidak ada di instalasi. Tidak ada di ruang penyimpanan. Bahkan tidak ada cerita yang bisa meyakinkan bahwa ia sedang dalam perjalanan. Seakan-akan yang dibeli bukan alat kesehatan, melainkan ruang kosong yang diberi nomor kontrak.

Inspektorat Kabupaten Cianjur pada 2025 sempat mengendus persoalan ini dan menyebut telah menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Cianjur. Proses pengembalian disebut sedang berjalan.

“Sudah ada tindak lanjut, dan sudah dikerjasamakan untuk sisanya oleh RSUD dengan pihak kejaksaan,” kata Kepala Inspektorat Endan Hamdani, Kamis (2/7/2026).

Secara administratif, semua seperti sudah terdengar bergerak. Laporan selesai. Koordinasi berjalan seeta Pengembalian disebut ada.

Namun dari semua laporan itu, alat radioterapi sampai hari ini tetap belum hadir. Sementara uang yang disebut sudah “ditindaklanjuti” pun masih menyisakan tanda tanya besar.

Lebih dari 60 hari berlalu. Sebagian informasi menyebut dana belum dikembalikan sepenuhnya.

Sementara itu, mantan Direktur RSUD Sayang Cianjur, dr. Irvan Nur Fauzi, belum memberikan keterangan. Pihaknya sudah di hubungi Via Chat Whatsappnya.Klarifikasi belum ada.

Kasus seperti ini selalu punya pola yang sama: barangnya tidak ada, uangnya belum kembali.

Yang akhirnya alat radioterapi itu tidak kunjung ada melainkan diuji terus oleh pengadaan yang tidak pernah benar-benar hadir. (Yogi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *