GARUT,-Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan rel kereta api, tepatnya di petak jalan 2-3 arah sinyal masuk Stasiun Leles, Kampung Sinyar, Desa Kadungora, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Selasa (9/9/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban Tertemper KA Malabar
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa korban berinisial T (31), warga Kecamatan Kadungora, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Malabar-69 relasi Malang–Bandung.
Berdasarkan keterangan saksi, masinis sudah membunyikan klakson panjang ketika melihat korban berada di jalur rel dalam posisi jongkok. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan hingga tabrakan tak terhindarkan.
Langkah Cepat Aparat
Setibanya di Stasiun Leles, masinis langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan. Polsek Kadungora yang menerima laporan segera mendatangi lokasi, mengamankan TKP, mendata saksi-saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD dr. Slamet Garut.
Identitas korban berhasil dipastikan melalui hasil pemindaian sidik jari. Pihak keluarga telah dihubungi dan langsung menuju rumah sakit untuk mendampingi proses lebih lanjut.
Imbauan Polisi: Rel Bukan Tempat Aktivitas
Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman,membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa rel kereta api adalah area berbahaya yang tidak boleh digunakan untuk aktivitas apapun.
“Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat berada di sekitar jalur rel kereta api. Rel bukan tempat bermain, nongkrong, atau beraktivitas. Keselamatan harus diutamakan,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).*
Reporter | Rie’an | Editor | Redaksi | nusacitra.com












