Satu Ekskavator Rusak Karena Sering Dihantam Hujan Deras Dan Terkena Longsoran Tanah

by -1 views
Breaking News

CIANJUR, – Akibat hujan deras yang mengguyur di wilayah kampung Jajaway. Desa Suka Maju.Kecamatan Cibeber. Mengalami rusak ringan.Memet 37 tahun salah satu operator alat berat Ekskavator berhasil selamat.

Kondisi alat berat Ekskavator yang terkena longsoran tanah mengalami kerusakan ringan dibagian kabin. Akibat hujan deras yang mengguyur menjadi salah satu kecelakaan kerja dengan beresiko sangat tinggi dipertambangan galian C. Beberapa insiden menunjukkan bahwa material longsoran dapat langsung meremukkan kabin alat berat terseyeret ke jurang, atau menimbun operator yang tidak sempat menyelamatkan diri, Senin (31/8/2026).

Memet operator alat berat mengatakan, kejadian tersebut. Senin sekitar pukul 22: 30 wib.dan pada saat itu sedang tidak ada aktivitas dilokasi.

“Senin malam sekitar jam 22 : 00 WIB sebelumnya terjadi hujan deras sehingga para pekerja semua kita berhentikan karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan,” Paparnya.

Dengan adanya insiden tersebut tindakan darurat yang dilakukan pengelola Galian Satiman langsung menghentikan seluruh pegawai serta operator untuk tidak melakukan aktivitas di dekat lokasi, karena di khawatirkan terjadinya longsoran susulan.

Isu satu orang operator ekskavator yang tertimbun saat ini ” itu Hoaks “. Polres Cianjur dari Unit Tipikor dan polsek cibeber langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan menginstruksikan seluruh pekerja untuk segera menjauh ke zona aman jangan sampai mendekati lokasi ekskavator jika tanah masih labil atau bergeser.

Tingginya curah hujan bisa melunakkan struktur tanah timbunan atau batuan, memicu pergeseran tiba-tiba. Getaran konstan dari mesin excavator itu sendiri dapat menjadi pemicu runtuhnya lereng yang sudah kritis.

Langkah Pencegahan (K3 Alat Berat) guna menghindari terulangnya kecelakaan serupa, pengawas proyek dan operator wajib menerapkan prosedur keselamatan, memastikan unit ekskavator dilengkapi dengan Falling Object Protective Structure (FOPS) untuk melindungi operator dari runtuhan material dari atas, menjaga jarak aman lereng serta jangan memarkir atau mengoperasikan alat berat terlalu dekat dengan tepi jurang atau di bawah dinding tebing yang rawan runtuh.

Pengelola galian C akan melakukan kordinasi dengan pihak desa setempat untuk melakukan pencarian info kematian yang tertimbun tersebut, karena pihaknya sudah merasa dirugikan,” Ucapnya. (Yogi) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *